Sabtu, 25 Mei 2024

Kartu Santri Digital

 

Kartu Santri Digital
Alhamdulillah washallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad, amma ba’du. 
Bapak/ ibu yang kami hormati, mengelola pesantren memerlukan kesungguh-sungguhan, sudah bersungguh sungguh saja masalah masih saja ada, apalagi dikelola dengan asal asalan.
Berikut ini beberapa masalah yang sering  dihadapi pengurus pondok pesantren dalam mengelola Pesantren.
  1. Uang Saku Hilang

Seringkali pengurus mendapati laporan uang saku santri yang hilang, hal ini tentu menjadi gangguan bagi kenyamanan dan sistem belajar mengajar, karena pengurus akan disibukkan menangani masalah tersebut.


  1. Laporan Pembukuan Manual

Laporan pembukuan operasional pondok pesantren yang masih dalam bentuk sederhana dan belum terintegrasi dengan unit bisnis misalnya laporan penjualan di kantin, laporan pendidikan, kesantrian dan sebagainya sehingga terkesan kurang efisien.


  1. Sulitnya Pelacakan transaksi dan riwayat transaksi

Transaksi pembelian/pembelanjaan uang saku, pembayaran  SPP, dan lainyya tidak dapat terlacak secara digital, sehingga ada kemungkinan sudah membayar di anggap belum membayar, atau sebaliknya belum membayar akan tetapi mengaku sudah membayar, tentu hal ini merugika pesantren, ataupun wali santri.

  1. Uang saku diberikan tunai satu persatu ke santri

Hal ini memungkinkan terjadi kesalahan pencatatan, bahkan hilang catatannya, tidak ada riwayat pencatatan secara realtime, menjadikan sangat mungkin santri kehilangan haknya karena kelalaian pencatatan.

  1. Biodata santri tersimpan di buku

Biodata santri yang tersimpan manual memiliki kelemahan seperti hilang, terkoyak atau mungkin terselip sehingga proses pencarian menjadi sulit dan menyita waktu.


SOLUSI

untuk mengatasi lima permasalahan di atas, pengurus pesantren bisa menggunakan aplikasi Kartu Santri Digital yang menawarkan segala kemudahan dalam permasalahan di atas.

  1. Pengertian Kartu Santri Digital
 Kartu Identitas Santri digital adalah alat untuk memudahkan Adminitrasi dan Transaksi / Alat Bayar di Pesantren yang datanya terintegrasi dengan Aplikasi pada Smartphone Orang Tua / Wali juga Dashboard Monitoring Pesantren.

  1. Tujuan Kartu Santri Berbasis Digital

Tujuan kartu ini untuk memudahkan santri dan pengurus pondok pesantren dalam kebutuhan transaksi keuangan yang Aman Cepat serta Terintegrasi.

  1. Keamanan Transaksi 

Kartu Santri insya Allah Aman karena dilengkapi dengan PIN dalam setiap transaksi di Kasir Toko/Kantin Pondok Pesantren, sehingga orang yang menemukan kartu tersebut apabila hilang, tidak bisa digunakan karena dia tidak mempunyai nomor PINnya, sehingga permasalahan kehilangan uang KAS di pesantren insya Allah tidak terjadi lagi.

  1. Menggunakan Qr Code

Kartu Santri digital menggunakan Qr Code, yang unik, sehingga transaksi mencadi lebih cepat dan praktis.

  1. Pendistribusian Uang Saku Mudah

Orang Tua bisa melakukan topup ke kartu santri putranya di pesantren dengan nominal berbeda maupun sama dengan fitur exel.

  1. Laporan Penjualan Lengkap

Dalam Aplikasi kartu santri Tersedia laporan Laba/Rugi bagi kantin pesantren,  Riwayat Transaksi santri sehingga orang tua bisa membatasi jajan anaknya, baik batasan nominal, maupun batasan jajan yang tidak dikehendaki orang tua. Mengetahui Stok produk sehingga barang yang kosong bisa segera diisi. Laporan  Saldo kantin/toko pesantren secara real-time terlihat dan terkontrol oleh pengurus.

  1. Akses Data Santri Mudah

Hanya dengan mengguakan Qr Code atau mengetik beberapa kata kunci, maka data santri dapat segera muncul kapan saja dan di mana saja tanpa membuka catatan berkas.

  1. Pembayaran SPP/Iuran/Jariyah Otomatis

Orang Tua bisa mengatur  dengan mudah untuk cara pembayaran SPP atau pembayaran yang lainnya  ke Pondok Pesantren melalui  Transfer Bank, Alfamart dan E-Wallet yang tersedia.

Demikian yang kami sampaikan, semoga penggunaan kartu santri digital di pptq alfurqon segera terwujud, amin.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar